• Pelabuhan Sungai Jang No.38
  • (0771) 22153/ 0822 8522 4163
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • LAYANAN
Thumb
22 dilihat       16 Juni 2026

Kepri Kawal Pertanian Modern: PPL Bintan Adopsi Teknologi Pengamatan OPT Untuk Amankan Produksi Padi

BINTAN – Guna mendongkrak hasil produksi benih padi dan gabah konsumsi, Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kepulauan Riau menerapkan berbagai teknologi terapan pertanian adaptif dan modern. Langkah strategis ini diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi teknis dan pelatihan lapangan pengamatan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) yang mengacu pada SNI 9356:2025 tentang Produksi Benih Padi Sehat. Penerapan teknologi pertanian adaptif modern ini dinilai sangat penting untuk menjamin mutu benih dari kontaminasi hama, meningkatkan akurasi data ambang batas serangan di lapangan, memperkuat kapasitas penyuluh, serta mengawal pertumbuhan padi pada ekosistem digital yang tangguh.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi pemaparan teori di Ruang Rapat 1 BRMP Kepri pada Senin, 8 Juni 2026. Acara yang dipimpin oleh Kapoksi Penerapan dan Penilaian Kesesuaian ini, dibuka langsung oleh Kepala BRMP Kepri, Rudi Hartono, serta diikuti oleh 17 peserta yang terdiri dari penyuluh pertanian Provinsi Kepri beserta PPL dari BPP Teluk Bintan, BPP Teluk Sebong, dan BPP Gunung Kijang. 

Dalam sambutannya, Rudi Hartono menegaskan bahwa masalah OPT merupakan hal yang paling sering dikeluhkan oleh petani karena menjadi penentu utama jumlah produksi. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh penyuluh untuk aktif mengeksplorasi materi pengendalian hama yang disampaikan oleh para narasumber ahli, yaitu Melli Fitriani selaku POPT BRMP Kepri dan RR Marisa Fajar Nastiti selaku POPT UPT BPPSP TPHP Kepri, agar produksi padi di wilayah tersebut tidak mengalami puso.

"OPT adalah hal yang paling banyak ditanyakan petani dan penentu jumlah produksi. Ayo eksplor semua materi agar produksi padi kita tidak puso!" tegas Rudi Hartono.

Didorong oleh antusiasme yang tinggi, para peserta langsung menerjunkan diri ke lapangan pada keesokan harinya, Selasa, 9 Juni 2026. Praktik kerja ini dilaksanakan di lokasi demplot produksi benih sumber padi spesifik lokasi, kawasan persawahan Poktan Poyotomo Makmur, Desa Bintan Buyu, Kecamatan Teluk Bintan. Di lahan ini, para penyuluh dilatih menerapkan metodologi pengamatan presisi, mulai dari teknik jaring (sweeping) untuk menangkap sampel serangga, penentuan plot dan tanaman sampel secara statistik, analisis jumlah anakan serta intensitas serangan pada tiap rumpun contoh, hingga akurasi pengisian tabel data standar sebagai sistem peringatan dini bagi petani.

Sebagai bentuk keberlanjutan dari pelatihan teknologi ini, para PPL berkomitmen untuk melakukan implementasi nyata secara mandiri di wilayah binaan masing-masing. Mereka dijadwalkan melakukan pengamatan rutin di demplot BRMP Kepri sebanyak dua kali seminggu untuk dapat mengenali  jenis OPT gejala serangan, penyebab, faktor epidemi, dan bagaimana bentuk pengendaliannya dari hasil pengamatan yang mereka lakukan. Langkah konsisten ini menjadi wujud nyata dari penerapan prinsip Pengendalian Hama Terpadu (PHT) yang menyatukan sinergi antara penyuluh pertanian dan petani demi menjaga stabilitas serta kemandirian pangan di Kepulauan Riau.

Prev Next

- BSIP Kepulauan Riau


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    BRMP Kepri Perkuat Sinergi Swasembada Pangan di Natuna melalui Rakor dan Kunjungan Lapangan
    28 Jul 2026 - By BSIP Kepulauan Riau
  • Thumb
    BRMP Kepulauan Riau Dampingi Kunker Komisi IV DPR RI Tinjau Pengawasan Karantina
    28 Jul 2026 - By BSIP Kepulauan Riau
  • Thumb
    BRMP Kepri Bekali Siswa PKL SMKN 1 Gunung Kijang, Siapkan Generasi Muda Siap Memasuki Dunia Kerja
    28 Jul 2026 - By BSIP Kepulauan Riau
  • Thumb
    BRMP Kepri Lakukan Audiensi dengan Pemda Kabupaten Natuna dan Tinjau Hilirisasi Perbenihan Kelapa
    28 Jul 2026 - By BSIP Kepulauan Riau
  • Thumb
    BRMP Kepulauan Riau dan LPP RRI Tanjungpinang Perkuat Sinergi Diseminasi Informasi Swasembada Pangan
    23 Jul 2026 - By BSIP Kepulauan Riau

tags

BRMP Kementerian Pertanian Kerjasama Smart Agriculture Swasembada Beras

Kontak

(0771) 22153/ 0822 8522 4163
(0771) 26285
[email protected]

Jl. Pelabuhan Sungai Jang No.38, Tj. Ayun Sakti, Kec. Bukit Bestari, Kota Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau 

Website : https://kepri.brmp.pertanian.go.id/

 

© 2026 - 2026 Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Kepulauan Riau. All Right Reserved